Jumat, 14 November 2014

Misi Allah Jadikan Manusia Sebagai Khalifah

Allah SWT menghadirkan umat manusia di bumi, setelah menciptakan para malaikat dan jin terlebih dahulu, dengan misi menjadi khalifah bumi, pengelola dan pemakmurannya.

Siapa Yang Berhak Beri Pengakuan Agama?

Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin, melontarkan pertanyaan siapakah yang berhak memberi pengakuan agama atau kepercayaan tertentu dari suatu komunitas, apakah negara dan bagaimana pula bentuk pelayanan bagi penganut agama minoritas di Tanah Air.

Toleransi Perlu Sikap Egaliter

Dalam konteks Indonesia sebagai bangsa yang mengakui keanekaragaman agama, maka dituntut sikap toleransi dari masyarakatnya. Keharmonisan sosial tak akan tercipta, bila tidak ada toleransi antar umat beragama. Begitupun umat Islam sebagai kelompok mayoritas.

Rabu, 12 November 2014

Siapa, Manusia yang Disebut Kafir?

Manusia, sadar atau tanpa sadar sering mengaku dirinya lebih beriman dan lebih taat dalam melaksanakan ajaran agama. Namun sesungguhnya tingkah laku dan perbuatan yang dilakukannya, belum mencerminkan seperti apa yang diucapakannya.

Sunnah Allah Tidak akan Pernah Berubah

Kebinekaan itu meliputi kebinekaan dalam agama, etnisitas, profesi, pemikiran teologi, praktik ibadah, budaya lokal, status sosial, potensi, kecerdasan, karakter dan kepribadian manusia. Namun semua berdasarkan sunatullah (Sunnah Allah) yang tidak akan berubah, tetap sama sepanjang masa (zaman).

Sunnatullah (Sunnah Allah)




Apa yang disebut oleh filsafat dengan ‘hukum alam’ dan ‘hukum sebab-akibat’, oleh agama (Islam) disebut dengan ‘sunnatullah’ (Sunnah Allah). Ini berarti, bahwa Allah dalam perbuatannya memiliki cara khusus dan tetap yang tidak dapat diubah.

Senin, 10 November 2014

Damai dalam Perbedaan itu Indah

Indonesia, negara yang kaya akan keberagaman, baik budaya, bahasa, suku, bangsa, maupun agama. Kerap kali dihadapkan dengan pelbagai macam masalah yang selalu diawali dengan perbedaan. Padahal kalau mau jujur, rakyat Indonesia sangat mengharapkan akan terciptanya perdamaian, karena damai dalam perbedaan itu indah.

Egoisme Sebabkan Cerai Berai

Cerai-berai dan selisih paham itu, disebabkan antara lain oleh egoisme dan klaim kebenaran masing-masing kelompok maupun individu. Padahal tidak ada satu pihak pun yang pengetahuannya meliputi segalanya, dari berbagai sisi atau sudutnya. Di atas semua yang berilmu, ada Yang Maha Berilmu.

Agama Berperan Penting Dalam Kesehatan Jiwa




Persoalan kesehatan jiwa, sudah menjadi perhatian umat manusia dari abad ke abad, seiring sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kedokteran. Banyak ahli kesehatan mengakui, bahwa agama memiliki peran penting dalam membina kesehatan jiwa, dan menyelamatkan manusia dari gangguan kejiwaan. 

Kamis, 06 November 2014

Agama Tauhid (Samawi) itu Sama

Allah SWT hanya menurunkan agama tauhid ke dunia, sebagai petunjuk dan pengajaran bagi manusia. Sehingga selama manusia berpegang kepada ajaran agama tauhid yang diturunkan oleh Allah melalui para rasul-Nya, maka tidak ada keraguan bagi mereka untuk mendapat rahmat dan hidayah-Nya.

Agama itu Jalan Kebenaran, Tapi Jangan Merasa Paling Benar

Sebagai negara besar, Indonesia dianugerahi dengan kemajemukan, di antaranya, adalah beragamnya umat beragama di Indonesia. Pancasila sebagai dasar Negara menempatkan agama dalam posisinya yang terhormat.

Al Quran Beri Spirit Saling Menjaga Hubungan

Al Qur’an telah memberi semangat (spirit) yang luar biasa, kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam menjalankan tugasnya yang sangat berat, baik sebagai pemimpin agama dan pemimpin masyarakat.

Senin, 03 November 2014

Al Quran Membawa Misi Perubahan

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, mengungkapkan bahwa setiap pelaksanaan peringatan Nuzulul Qur’an, umat Islam senantiasa meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang relevansi pesan-pesan Al-Quran.

Fitrah Manusia

Setiap kelompok mempunyai kecenderungan untuk merasa kelompoknya paling bagus dan patut dibanggakan. Tiap-tiap golongan amat bangga menyangkut apa yang ada pada mereka.(1)

Allah SWT Menciptakan Manusia Satu Umat

Manusia pada dasarnya adalah satu umat, begitu pula dengan agama yang suci dan murni di sisi Allah, yaitu agama tauhid. Namun seiring berjalannya waktu, maka umat manusia terpecah belah, terutama dalam masalah agama. Namun demikian, perbedaan yang didasari keimanan kepada Allah SWT, maka mereka yang berbeda tetap akan kembali (menyembah dan dihisab) kepada-Nya.

Minggu, 02 November 2014

Belajar Harmoni Internal Umat Beragama dari Tandes

Sejak lama Indonesia dikenal kearifan lokalnya, keramahtamahan masyarakat, juga persaudaraan yang menjadi ciri utama negeri mayoritas berpenduduk Muslim ini. Namun, beberapa konflik sporadis yang terjadi di berbagai tempat mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali umat Islam.

Asal Usul Nama Padang Arafah

Kata Arafah kini sudah menjadi nama tempat. Namun, asal-muasal penamaannya lebih dari hanya sebuah kisah. Ada yang mengatakan, ketika Adam dan Hawa AS diturunkan dari surga, keduanya berpisah tempat.

Keberkahan di Baitullah

Allah SWT menyatakan bahwa bait-Nya (rumah-Nya) penuh berkah. Berkah ialah suatu karunia yang diberikan lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Misalnya, ada seorang yang menanam gandum. Biasanya sepetak sawah menghasilkan 500 kilogram gandum.

Sabtu, 01 November 2014

Belajar Harmoni Internal Umat Beragama dari Tandes

Sejak lama Indonesia dikenal kearifan lokalnya, keramahtamahan masyarakat, juga persaudaraan yang menjadi ciri utama negeri mayoritas berpenduduk Muslim ini. Namun, beberapa konflik sporadis yang terjadi di berbagai tempat mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali umat Islam.

Konsumsi Ruhani Anak-anak Mutlak Dipenuhi



Setiap diri manusia tidak hanya memiliki aspek fisik, melainkan juga ruhaniah. HM. Attamimi, Mantan Direktur Pemberdayaan Wakaf, mengingatkan agar kita memenuhi kebutuhan ruhaniah anak-anak kita, di samping kebutuhan fisiknya.