Kamis, 18 Desember 2014

Berjalan Sesuai Jalan-Nya

Suatu ketika Usama, seorang anak muda diminta menjadi panglima angkatan perang memimpin peperangangan, menjebak seorang musuh bebuyutan di sudut cekung bebatuan. Merasa terjepit seorang diri, tentara musuh itu tak ada pilihan lain, selain harus bersyahadat.

Allah Memberi Rezeki Sesuai Ukuran-Nya

 


Sebagian besar manusia melangkahkan kaki keluar dari rumah, sejak fajar hingga petang, bahkan tak sedikit dari mereka sampai larut malam. Mereka berlomba-lomba dalam mengais dan mencari rezeki, katanya, demi memenuhi kebutuhan mereka dan keluarganya.

Sabtu, 06 Desember 2014

MULTIKULTURAL BAGI TOKOH PEREMPUAN LINTAS AGAMA

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, Kamis (04/12-2014), membuka Workshop Peningkatan Wawasan Multikultural bagi Tokoh Perempuan Lintas Agama. Mengangkat tema “Peran Perempuan Lintas Agama Sebagai Benteng Kerukunan Antar Umat Beragama”, workshop ini diselenggarakan di kantor Kementerian Agama Provinsi Denpasar Bali.

IMPLEMENTASI AMANAH KONSTITUSI

Kementerian Agama terus memproses penyiapan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Umat Beragama (PUB). Menurut Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, inti dari RUU PUB  ini, adalah mengimplementasikan amanah konstitusi Pasal 29 UUD 1945.

KEMENAG RI GANDENG MK

Untuk meningkatkan pemahaman terhadap konstitusi Negara dan meminimalisir potensi berkembangnya faham radikal di Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Mahkamah Konsitusi (MK), menyelenggarakan workshop pendidikan konstitusi untuk para pengasuh, pengelola dan ustadz pondok pesantren.

PERJALANAN PANJANG MABIMS




Forum tahunan para Menteri Agama; Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) ke-16 di Denpasar, Bali, resmi ditutup. Dalam kesempatan jumpa pers, Rabu (03/12-2014), Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, ada dua hal besar terkait perjalanan panjang pertemuan MABIMS.

TIGA HAL TENTANG MULTIKULTURALISME

Sekjen Kemenag  Nur Syam menyampaikan, dalam upaya Pemerintah dan masyarakat membangun kehidupan berbasis multikulturalisme, setidaknya ada  tiga hal yang perlu diperhatikan.

TOLAK TERMINOLOGI JIHAD UNTUK TERORISME

Sekjen Kemenag Nur Syam menegaskan empat Menteri Agama yang tergabung dalam MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), menyatakan menolak penggunaan terminologi “jihad” untuk kepentingan ekstrimisme, radikalisme, dan terorisme.

TOLAK RADIKALISME, TEBARKAN ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN

Pertemuan para Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura yang tergabung dalam MABIMS sudah selesai. Sebagai hasil pertemuan ini, mereka menyepakati komitmen bersama untuk terus menebarkan ajaran Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.

M. JASIN HARAP ULAMA IKUT SOSIALISASIKAN

Irjen Kementerian Agama M. Jasin menyatakan, para ulama diperlukan untuk ikut melakukan sosialisasi  penguatan pemahaman masyarakat, bahwa kewajiban untuk menunaikan ibadah haji hanya sekali seumur hidup.

Rabu, 03 Desember 2014

NASYILLA MIRDAD DIAJARKAN KASIH SAYANG TERHADAP SESAMA

Agama dimata anak dari pasangan Jamal Mirdad dan Lydia Kandaw, mempunyai ajaran dasar yang sama, yaitu mengajarkan kasih sayang terhadap sesama.

Kamis, 20 November 2014

Menggunjing dan Mencari Kesalahan Orang

Tabiat dan kebiasaan manusia, pada umumnya lebih tertarik ketika membicarakan permasalahan yang tengah dihadapi oleh orang lain, bahkan berusaha dalam mencari-cari keburukannya. Padahal apa yang dibicarakan dan yang dicari-cari itu tersebut belum tentu benar akan kebenarannya, ironisnya prihal itu hanyalah sebatas gosip belaka.

Muhammad Sukses Lakukan Konseptualisasi Tatanan Sosial dan Politik

Setiap peringatan maulid Nabi, memori kolektif umat Islam akan tertuju kepada sosok pemimpin besar yang tidak saja negara. Wajar, jika sejumlah ilmuwan memberikan pengakuan akan sukses yang telah diukir oleh sosok Muhammad SAW, sebagai nabi dan sekaligus negarawan (Prophet and Statesman).

Misi Nabi Muhammad SAW - Melepaskan Beban dan Belenggu Umat Manusia

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menjadi hari besar Umat Islam dan selalu diperingatinya. Dimana pun, semua umat Islam menyelenggarakan perayaan tersebut, tentunya bertujuan untuk mengingat kembali akan perjuangan Nabi SAW.

Selasa, 18 November 2014

Pergaulan Antar Sesama, Sehat dan Santun

Melengkapi bimbingan ajaran Allah melalui Kitab-Nya, Al Qur’an, tentang pergaulan antar sesama yang terhormat, sehat dan santun, Allah SWT berpesan agar manusia menghindari prasangka, saling memata-matai dan menggunjing antar sesama manusia.

Peduli Terhadap Sesama, Saling Dukung

Orang-orang yang beriman niscaya bersatu padu, berpegang teguh pada tali Allah (agama tauhid), dan tidak berpecah belah. Saling perduli terhadap sesama, saling dukung mendukung dalam hal kebaikan. Saling ingat-mengingatkan satu sama lain, agar semua dapat bergantung pada tali Allah.

Pemaksaaan Kehendak Salahi Etika Islam

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, menegaskan bahwa pemaksaan kehendak atas sebuah paham atau keyakinan terhadap agama, tidak sesuai dengan etika Islam dan pesan Al-Quran.

Sabtu, 15 November 2014

Hal-hal yang Wajib Diimani

Polemik dan konflik mengenai keberagaman beragama yang merebak di kalangan masyarakat, khususnya di Indonesia, seakan tidak pernah terjadi titik temu demi terciptanya kehidupan yang damai, saling menghargai, dan saling menghormati satu sama lainnya.

Prinsip Ajaran Agama dalam Al Qur’an

Pada dasarnya, prinsip ajaran agama yang diajarkan oleh Allah SWT melalui kitab-kitab-Nya adalah sama, walaupun kitab-kitab-Nya diturunkan kepada nabi dan rasul yang berbeda, serta pada waktu yang berbeda pula. Namun prinsip ajaran agama tersebut tidak mengalami perubahan (sunnatullah), karena agama samawi adalam agama tauhid (Agama Allah).

Perbedaan dalam Sudut Pandang Islam

Indonesia memiliki falsafah bangsa, yaitu Bineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu, Indonesia. Bhineka Tunggal Ika merupakan keanekaragaman suku, agama, bahasa dan berbagai aspek kebudayaan di Indonesia yang merupakan aset bangsa yang akan tetap aka bersatu membentuk harmoni di dalam wadah ke-indonesia-an.(1)