Kamis, 20 November 2014

Menggunjing dan Mencari Kesalahan Orang

Tabiat dan kebiasaan manusia, pada umumnya lebih tertarik ketika membicarakan permasalahan yang tengah dihadapi oleh orang lain, bahkan berusaha dalam mencari-cari keburukannya. Padahal apa yang dibicarakan dan yang dicari-cari itu tersebut belum tentu benar akan kebenarannya, ironisnya prihal itu hanyalah sebatas gosip belaka.

Muhammad Sukses Lakukan Konseptualisasi Tatanan Sosial dan Politik

Setiap peringatan maulid Nabi, memori kolektif umat Islam akan tertuju kepada sosok pemimpin besar yang tidak saja negara. Wajar, jika sejumlah ilmuwan memberikan pengakuan akan sukses yang telah diukir oleh sosok Muhammad SAW, sebagai nabi dan sekaligus negarawan (Prophet and Statesman).

Misi Nabi Muhammad SAW - Melepaskan Beban dan Belenggu Umat Manusia

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, menjadi hari besar Umat Islam dan selalu diperingatinya. Dimana pun, semua umat Islam menyelenggarakan perayaan tersebut, tentunya bertujuan untuk mengingat kembali akan perjuangan Nabi SAW.

Selasa, 18 November 2014

Pergaulan Antar Sesama, Sehat dan Santun

Melengkapi bimbingan ajaran Allah melalui Kitab-Nya, Al Qur’an, tentang pergaulan antar sesama yang terhormat, sehat dan santun, Allah SWT berpesan agar manusia menghindari prasangka, saling memata-matai dan menggunjing antar sesama manusia.

Peduli Terhadap Sesama, Saling Dukung

Orang-orang yang beriman niscaya bersatu padu, berpegang teguh pada tali Allah (agama tauhid), dan tidak berpecah belah. Saling perduli terhadap sesama, saling dukung mendukung dalam hal kebaikan. Saling ingat-mengingatkan satu sama lain, agar semua dapat bergantung pada tali Allah.

Pemaksaaan Kehendak Salahi Etika Islam

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, menegaskan bahwa pemaksaan kehendak atas sebuah paham atau keyakinan terhadap agama, tidak sesuai dengan etika Islam dan pesan Al-Quran.

Sabtu, 15 November 2014

Hal-hal yang Wajib Diimani

Polemik dan konflik mengenai keberagaman beragama yang merebak di kalangan masyarakat, khususnya di Indonesia, seakan tidak pernah terjadi titik temu demi terciptanya kehidupan yang damai, saling menghargai, dan saling menghormati satu sama lainnya.

Prinsip Ajaran Agama dalam Al Qur’an

Pada dasarnya, prinsip ajaran agama yang diajarkan oleh Allah SWT melalui kitab-kitab-Nya adalah sama, walaupun kitab-kitab-Nya diturunkan kepada nabi dan rasul yang berbeda, serta pada waktu yang berbeda pula. Namun prinsip ajaran agama tersebut tidak mengalami perubahan (sunnatullah), karena agama samawi adalam agama tauhid (Agama Allah).

Perbedaan dalam Sudut Pandang Islam

Indonesia memiliki falsafah bangsa, yaitu Bineka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi tetap satu, Indonesia. Bhineka Tunggal Ika merupakan keanekaragaman suku, agama, bahasa dan berbagai aspek kebudayaan di Indonesia yang merupakan aset bangsa yang akan tetap aka bersatu membentuk harmoni di dalam wadah ke-indonesia-an.(1)

Jumat, 14 November 2014

Misi Allah Jadikan Manusia Sebagai Khalifah

Allah SWT menghadirkan umat manusia di bumi, setelah menciptakan para malaikat dan jin terlebih dahulu, dengan misi menjadi khalifah bumi, pengelola dan pemakmurannya.

Siapa Yang Berhak Beri Pengakuan Agama?

Menteri Agama, Lukman Hakim Syaifuddin, melontarkan pertanyaan siapakah yang berhak memberi pengakuan agama atau kepercayaan tertentu dari suatu komunitas, apakah negara dan bagaimana pula bentuk pelayanan bagi penganut agama minoritas di Tanah Air.

Toleransi Perlu Sikap Egaliter

Dalam konteks Indonesia sebagai bangsa yang mengakui keanekaragaman agama, maka dituntut sikap toleransi dari masyarakatnya. Keharmonisan sosial tak akan tercipta, bila tidak ada toleransi antar umat beragama. Begitupun umat Islam sebagai kelompok mayoritas.

Rabu, 12 November 2014

Siapa, Manusia yang Disebut Kafir?

Manusia, sadar atau tanpa sadar sering mengaku dirinya lebih beriman dan lebih taat dalam melaksanakan ajaran agama. Namun sesungguhnya tingkah laku dan perbuatan yang dilakukannya, belum mencerminkan seperti apa yang diucapakannya.

Sunnah Allah Tidak akan Pernah Berubah

Kebinekaan itu meliputi kebinekaan dalam agama, etnisitas, profesi, pemikiran teologi, praktik ibadah, budaya lokal, status sosial, potensi, kecerdasan, karakter dan kepribadian manusia. Namun semua berdasarkan sunatullah (Sunnah Allah) yang tidak akan berubah, tetap sama sepanjang masa (zaman).

Sunnatullah (Sunnah Allah)




Apa yang disebut oleh filsafat dengan ‘hukum alam’ dan ‘hukum sebab-akibat’, oleh agama (Islam) disebut dengan ‘sunnatullah’ (Sunnah Allah). Ini berarti, bahwa Allah dalam perbuatannya memiliki cara khusus dan tetap yang tidak dapat diubah.

Senin, 10 November 2014

Damai dalam Perbedaan itu Indah

Indonesia, negara yang kaya akan keberagaman, baik budaya, bahasa, suku, bangsa, maupun agama. Kerap kali dihadapkan dengan pelbagai macam masalah yang selalu diawali dengan perbedaan. Padahal kalau mau jujur, rakyat Indonesia sangat mengharapkan akan terciptanya perdamaian, karena damai dalam perbedaan itu indah.

Egoisme Sebabkan Cerai Berai

Cerai-berai dan selisih paham itu, disebabkan antara lain oleh egoisme dan klaim kebenaran masing-masing kelompok maupun individu. Padahal tidak ada satu pihak pun yang pengetahuannya meliputi segalanya, dari berbagai sisi atau sudutnya. Di atas semua yang berilmu, ada Yang Maha Berilmu.

Agama Berperan Penting Dalam Kesehatan Jiwa




Persoalan kesehatan jiwa, sudah menjadi perhatian umat manusia dari abad ke abad, seiring sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya ilmu kedokteran. Banyak ahli kesehatan mengakui, bahwa agama memiliki peran penting dalam membina kesehatan jiwa, dan menyelamatkan manusia dari gangguan kejiwaan. 

Kamis, 06 November 2014

Agama Tauhid (Samawi) itu Sama

Allah SWT hanya menurunkan agama tauhid ke dunia, sebagai petunjuk dan pengajaran bagi manusia. Sehingga selama manusia berpegang kepada ajaran agama tauhid yang diturunkan oleh Allah melalui para rasul-Nya, maka tidak ada keraguan bagi mereka untuk mendapat rahmat dan hidayah-Nya.

Agama itu Jalan Kebenaran, Tapi Jangan Merasa Paling Benar

Sebagai negara besar, Indonesia dianugerahi dengan kemajemukan, di antaranya, adalah beragamnya umat beragama di Indonesia. Pancasila sebagai dasar Negara menempatkan agama dalam posisinya yang terhormat.

Al Quran Beri Spirit Saling Menjaga Hubungan

Al Qur’an telah memberi semangat (spirit) yang luar biasa, kepada Nabi Muhammad SAW. Dalam menjalankan tugasnya yang sangat berat, baik sebagai pemimpin agama dan pemimpin masyarakat.

Senin, 03 November 2014

Al Quran Membawa Misi Perubahan

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin, mengungkapkan bahwa setiap pelaksanaan peringatan Nuzulul Qur’an, umat Islam senantiasa meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang relevansi pesan-pesan Al-Quran.

Fitrah Manusia

Setiap kelompok mempunyai kecenderungan untuk merasa kelompoknya paling bagus dan patut dibanggakan. Tiap-tiap golongan amat bangga menyangkut apa yang ada pada mereka.(1)

Allah SWT Menciptakan Manusia Satu Umat

Manusia pada dasarnya adalah satu umat, begitu pula dengan agama yang suci dan murni di sisi Allah, yaitu agama tauhid. Namun seiring berjalannya waktu, maka umat manusia terpecah belah, terutama dalam masalah agama. Namun demikian, perbedaan yang didasari keimanan kepada Allah SWT, maka mereka yang berbeda tetap akan kembali (menyembah dan dihisab) kepada-Nya.

Minggu, 02 November 2014

Belajar Harmoni Internal Umat Beragama dari Tandes

Sejak lama Indonesia dikenal kearifan lokalnya, keramahtamahan masyarakat, juga persaudaraan yang menjadi ciri utama negeri mayoritas berpenduduk Muslim ini. Namun, beberapa konflik sporadis yang terjadi di berbagai tempat mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali umat Islam.

Asal Usul Nama Padang Arafah

Kata Arafah kini sudah menjadi nama tempat. Namun, asal-muasal penamaannya lebih dari hanya sebuah kisah. Ada yang mengatakan, ketika Adam dan Hawa AS diturunkan dari surga, keduanya berpisah tempat.

Keberkahan di Baitullah

Allah SWT menyatakan bahwa bait-Nya (rumah-Nya) penuh berkah. Berkah ialah suatu karunia yang diberikan lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Misalnya, ada seorang yang menanam gandum. Biasanya sepetak sawah menghasilkan 500 kilogram gandum.

Sabtu, 01 November 2014

Belajar Harmoni Internal Umat Beragama dari Tandes

Sejak lama Indonesia dikenal kearifan lokalnya, keramahtamahan masyarakat, juga persaudaraan yang menjadi ciri utama negeri mayoritas berpenduduk Muslim ini. Namun, beberapa konflik sporadis yang terjadi di berbagai tempat mengundang keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali umat Islam.

Konsumsi Ruhani Anak-anak Mutlak Dipenuhi



Setiap diri manusia tidak hanya memiliki aspek fisik, melainkan juga ruhaniah. HM. Attamimi, Mantan Direktur Pemberdayaan Wakaf, mengingatkan agar kita memenuhi kebutuhan ruhaniah anak-anak kita, di samping kebutuhan fisiknya.