Rabu, 01 Oktober 2014

Bolehkah Ber-Selfie Saat Berhaji?

Demam selfie rupanya menjangkiti jamaah calon haji. Objek favoritnya sudah bisa ditebak, Kabah, Hajar Aswad, dan Masjid Nabawi.

Soal ini, kalangan ulama menyayangkan. Pasalnya, jamaah haji idealnya lebih berkonsentrasi melaksanakan rukun haji secara sempurna. Dengan harapan, dapat menjadi haji mabrur.

Di Madinah, saya melihat keluarga berfoto dengan tangan menghadap matahari, seolah tengah memegangnya. Saya tidak tahu apa maksud dari pose itu," ucap Zahra Mohammad, 27 tahun, guru agama Islam di Riyadh, seperti dilansir arabnews.com, Selasa (30/09-2014).

Zahra mengungkap ada pula jamaah haji yang melakukan selfie dengan latar Kabah. Kemudian, ia unggah foto itu di jejaring sosial. Ini seperti pamer, kata dia.

Harus diakui, dorongan untuk selfie di tanah suci jauh lebih besar ketimbang tempat-tempat wisata. Apalagi, para askar kini lebih toleran untuk jamaah yang membawa kamera baik itu kamera digital atau ponsel.

Namun, ada benarnya pendapat diatas ketika jamaah calon haji idealnya mengedepankan kerendahan hati dan ketenangan dalam beribadah.

Ulama di Jeddah, Sheikh Assim Al-Hakeem mengatakan para ulama menilai fenomena ini tidak seharusnya menghilangkan esensi dari ibadah haji. Rasulullah SAW telah mencontohkan bagaimana sikap seorang Muslim ketika berhaji.

Rasulullah tidak pernah melakukan hal sia-sia. Tidak pula pamer bahwa ia tengah berhaji, ucapnya. (Machfudh)

Tidak ada komentar: