Minggu, 26 Oktober 2014

Keagungan Allah di Galeri Asmaul Husna

The Beautifull Names of Allah. Kalimat tersebut, menjadi ucapan selamat datang di galeri Asmaul Husna, berlokasi di sisi kanan kompleks Masjid Nabawi, Madinah. Posisinya, di antara hotel-hotel dan pusat perbelanjaan, di sekitar Masjid Nabawi.

Di dalam galeri ini, jutaan jamaah haji dari berbagai negara diajak untuk mendalami makna dari Asmaul Husna, nama-nama yang baik milik Allah SWT. Kita dapat menyaksikan langsung keindahan karya galeri pada Rabu (22/10-2014), di sela-sela bertugas melayani jamaah haji.

Setelah melewati pintu masuk utama, pengunjung berada di area penyambutan. Di ruangan tersebut, sejumlah penerima tamu (guide) menyapa secara langsung terhadap pengunjung, sikapnya ramah dengan dihiasi senyuman.

Ketika, mereka melihat wajah jamaah Indonesia, salah satu guide, langsung mempersilakan masuk. Sejumlah guide memandu jamaah haji, saat memasuki galeri. Semua penjelasan setiap Asmaul Husna maupun karya dalam galeri ini, hanya menggunakan dua bahasa, Inggris dan Arab.

Masih di ruangan penyambutan, disambut pula dengan puluhan kubus berwarna-warni bergelantungan di atap, dan bertuliskan 99 nama Allah SWT. Di salah satu dinding terdapat foto ukuran raksasa, bergambar jamaah haji shalat di Masjidil Haram, Makkah.

Pengunjung kemudian diarahkan masuk ke ruangan berikutnya. Gedung satu lantai tersebut, disekat beberapa ruangan. Memasuki ruangan pertama galeri, berisi replika matahari berukuran besar lengkap dengan planet-planet tata surya.

Ukuran planet disesuaikan dengan skala yang sama. Replika tata surya dan planet-planet tersebut, terdapat di dalam ruangan tertutup, dilingkari kaca transparan dan beralaskan kain hitam dengan sejumlah lampu kecil, didesain serupa planet-planet lain atau bintang.

Dari posisi tepat di pinggir kaca, terasa seakan berada di tengah-tengah galaksi. Di setiap dinding ruangan atau koridor, dipasang nama-nama Asmaul Husna bertuliskan Arab, artinya dalam bahasa Inggris, serta barcode berbahasa Arab dan bahasa Inggris.

Nama Asmaul Husna dipajang dalam bingkai yang cantik dengan pencahayaan terang. Barcode ini, bisa diunduh dengan hanya menempelkan smartphone (HP) atau alat pembaca barcode, sehingga pengunjung bisa menyimpannya dan dibaca sewaktu-waktu.

Di dalam kitab suci Alquran, Allah SWT disebut juga dengan nama-nama sebutan yang berjumlah 99 nama, masing-masing memiliki arti definisi/pengertian yang bersifat baik, agung dan bagus.

Secara ringkas dan sederhana, Asmaul Husna merupakan 99 nama baik Allah SWT.‎ Semua Asmaul Husna terpampang di sepanjang tembok galeri tersebut, antara lain; Ar-Rahman yang artinya Yang Maha Pemurah,‎ Ar-Rahim artinya Yang Maha Mengasihi, Al-Malik yang artinya Yang Maha Menguasai atau yang Maha Agung, Al-Khaliq yang artinya Yang Maha Pencipta, dan lainnya.

Selain nama-nama Asmaul Husna, di setiap ruangan dan sepanjang koridor, disematkan juga bukti-bukti kebesaran Allah SWT, yang dijumpai manusia dalam kehidupan. Seperti, gambar bayi ukuran raksasa dalam kandungan, disandingkan dengan nama Al-Khaaliq (Allah SWT The Creator atau Sang Pencipta).

Seorang guide berbahasa Arab, menjelaskan maksud dari arti Al Khaaliq. Intinya, bahwa semua kehidupan di dunia ini, merupakan penciptaan dari Allah SWT.

Allah SWT yang menghidupkan manusia, dan semua makhluk di dunia. Di ruangan berikutnya, terdapat video tentang lava bumi, melalui layar monitor ukuran sekitar 30 inch. Video ini, menggambarkan tentang terciptanya gunung, dan tahap demi tahap pergerakan magma di dalam gunung yang meleleh.

Maksud yang disampaikan dalam pesan ini, adalah bahwa terciptanya pegunungan tidak lain, adalah berkat penciptaan Allah SWT. Saat melewati video ini, tiga jamah haji asal Eropa yang terlihat takjub dengan penciptaan gunung tersebut.

Setelah memahami semua nama-nama Asmaul Husna, pengunjung diajak masuk ruangan yang dinamakan Panorama Display Hall.

Ruangan berukuran 10x5 meter ini, terdapat layar besar yang disusun dari 32 layar TV LCD, berukuran 42 inch. Layar tersebut, menggambarkan penciptaan tata surya dan luasnya alam raya. Mulai dari foto jamaah yang shalat di Masjid Nabawi, kemudian gambar di-zoom ke atas seakan ditarik ribuan kilometer ke atas bumi menuju alam raya.

Di sisi tayangan, terdapat info jarak yang bergerak terus, saat bersamaan gambar di-zoom ke atas, atau ditarik ke atas menuju alam raya. Siapa pun yang menonton tayangan seakan, ikut tertarik ke atas menembus lapisan bumi dan berada di antara planet-planet, galaksi dan alam surya.

Saat tayangan menyorot planet-planet, sempat terlihat Planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Kemudian ada orbit planet-planet kecil yang entah namanya.

Selanjutnya, tayangan menyorot pada sabuk asteroid, sabuk Kuiper dan piringan tersebar yang merupakan galaksi-galaksi, termasuk Galaksi Bimasakti. Sekilas terlihat, orbit planet-planet besar, termasuk bumi seperti sebuah debu.

Video singkat tersebut, menggambarkan kebesaran Allah SWT, sebagai Sang Maha Pencipta. Sehingga akat terasa bahwa manusia itu betapa kecilnya dirinya, saat melihat susunan tata surya yang sangat maha luas tersebut. Subhanallah.

Setelah dinikmati nama-nama Asmaul Husna, dan tayangan penciptaan alam semesta, kita dapat melihat sejumlah foto penciptaan Allah SWT di bumi, seperti padang luas nan hijau di Benua Amerika, pohon giant sequoia yang tumbuh setinggi 115 meter, diameter lebih dari tujuh meter. Foto Tsunami di Aceh, serta foto ikan paus raksasa yang sedang meloncat, memamerkan tubuhnya yang besar.

Selain tayangan tadi, masih banyak lagi suguhan karya-karya penciptaan Allah SWT, di dalam galeri ini. Jamaah haji dibuat takjub menyaksikan bukti kekuasaan Allah. Pada Rabu (22/10-2014) yang lalu, ratusan jamaah haji dari berbagai negara, menyerbu masuk ke gedung galeri Asmaul Husna.

Di antara ratusan jamaah yang hilir mudik di dalam pameran, ada puluhan jamaah haji Indonesia, sedang melihat-lihat galeri, sembari mengagumi kebesaran Allah SWT.

Hendri Husein, jamaah haji asal Kloter 13, Embarkasi Padang, mengaku takjub atas kebesaran Allah SWT melalui isi galeri ini. Luar biasa, mas. Saya takjub, tidak menyangka kehebatan Allah SWT. Wawasan saya tentang penciptaan Allah SWT, semakin bertambah,” ungkapnya didampingi sang istri, Gusiarni.

Saking takjubnya, dia mengunjungi galeri hingga dua kali. Dan merekam semua nama-nama Asmaul Husna dalam smartphone-nya. Karena baru kali ini, saya melihatnya. Di Indonesia, saya pikir belum ada, bahkan di Jakarta, apalagi di Padang, meski saya sesekali ke Jakarta, ujar lelaki yang berprofesi sebagai petani ini.

Bambang, jamaah haji Indonesia, asal Embarkasi Surabaya, mengaku senang bisa berkunjung ke galeri ini. Subhanallah, kita menjadi semakin kagum dengan kebesaran Allah SWT, ujarnya.

Jamaah haji dari seluruh penjuru dunia, bebas masuk ke galeri ini, tanpa dipungut biaya. Jadwal pembukaan galeri, adalah Pukul 02.00 waktu arab saudi (WAS) hingga 14.00 WAS, dan Pukul 16.00 WAS hingga 21.00 WAS. Galeri ini, sangat ramai usai jam shalat wajib.

Pembimbing ibadah haji PPIH Daker Madinah, Abdul Aziz, menganjurkan jamaah haji Indonesia untuk mengunjungi galeri ini, karena dapat semakin mendekatkan manusia ke Sang Pencipta. Lebih memahami kebesaran Allah, mengetahui lebih jauh makna-makna yang terkandung dalam asmaul husna baik tekstual dan kontekstual, tegasnya.

Kepala PPIH Daker Madinah, Nasrullah Djasam, juga menyarankan jamaah haji tak melewati kesempatan emas untuk mengunjungi pameran tersebut. Bagi yang tak bisa berkunjung ke Madinah, bisa mengakses informasi pameran dan karya-karya dalam laman pameran, http://allahsnames.net. Semoga kita semakin meyakini Penciptaan Allah SWT. (Machfudh)

Tidak ada komentar: