Minggu, 19 Oktober 2014

Sejarah Masjid Nabawi - Pembangunan pada Masa Rasulullah

Ketika Rasulullah tiba di Madinah saat berhijrah, hal pertama yang beliau lakukan adalah membangun masjid, yaitu Masjid Nabawi. Adapun tempat yang dipilih untuk membangun masjid itu merupakan “pilihan” unta beliau saat pertama kali berhenti di Madinah.

Drs Ikhwan M.Ag dan Drs Abdul Halim M.Ag dalam Ensiklopedi Haji dan Umrah mengatakan, masjid tersebut menjadi tempat shalat bagi seluruh kaum Muslimin Madinah. “Sebelumnya, lokasi itu merupakan lahan kosong yang ditumbuhi beberapa pohon kurma dan dijadikan kuburan beberapa orang musyrik.”

Rasulullah membeli tanah itu dari pemiliknya, yaitu dua orang anak yatim dari Bani Najjar. Beliau pun mengajak para sahabat untuk meratakan dan memfungsikan lahan tersebut. Pembangunan masjid pun dimulai. Rasulullah sendiri yang memimpin pembangunannya.

Masjid tersebut dibangun menggunakan bebatuan, lumpur, batang kurma, dan dedaunan pohon kurma. Awalnya, luas masjid itu sekitar 60 x 70 hasta (sekitar 30 x 35 meter). Rasulullah menghadapkan masjid itu ke arah Baitul Maqdis sebagai kiblat pertama orang Islam.

Pembangunan masjid ini selesai dalam waktu yang cukup singkat. Setelah itu, kaum Muslimin pun melaksanakan shalat di dalamnya dan diimami langsung oleh Rasulullah. (Machfudh)

Tidak ada komentar: