Selasa, 15 Juli 2014

Ustadz Zaki Mirza Sikap Terbaik itu Menunggu Hasil Resmi

Perhitungan quickcount pada pemilihan calon presiden beberapa hari yang lalu, terjadi dualisme, dimana kedua kubu mengaku kalau dirinya sebagai pemenang. Menurut Ustadz Zaki Mirza di Studio MNC TV mengatakan bahwa sikap terbaik adalah menunggu badan yang sah untuk mengumumkan hasil akhirnya.

Quickcount itu kan belum final dan bukan hasil akhir, masih berupa estimasi, belum jadi akumulasi total jumlah suara,” ujarnya saat ditemui Machfudh di Pondok Gede, Kamis (10/07-2014).

Bahkan lebih jauh Ustadz Zaki Mirza mengungkapkan bahwa kita tidak ada yang tahu, apakah masing-masing badan quickcount mempunyai kepentingan atau diboncengi pihak yang mencari keuntungan.

“Jadi, menanggapinya sama ketika kita menyikapi hari raya Idul Fitri atau hari pertama bulan Ramadhan, misalnya. Sebagai muslim serta juga sebagai warga negara yang baik, kita sudah seharusnya mengikuti keputusan pemerintah,” paparnya.

Ustadz Zaki Mirza memberikan sebuah contoh, yaitu mengenai produk daging yang memiliki label halal. “Nah, warga negara tahunya tinggal makan, karena sudah ada label halal. Kalaupun ternyata di dalamnya ada unsur yang dilarang dalam Islam, itu bukan salah masyarakat,” jelasnya.

Begitupula dalam menanggapi permasalahan yang muncul saat pemilihan presiden ini, menurutnya sebagai seorang muslim, sikapnya adalah ikut aturan main pemerintah. “Waatiullaha waatiurrasul waulilakmri minkum. Namun dengan catatan, jangan sampai selama proses perhitungan manual, terjadi hal yang manipulatif, makanya harus terus dikawal perhitungannya,” papar Ustadz Zaki.

Kalau pun terjadi pembohongan publik secara diam-diam, tambahnya, seperti “jual beli sapi”. “Hal itu menjadi tanggung jawab mereka yang berkewajiban untuk menghitung secara jujur. Perkara hasilnya ada manipulasi, ya sudahlah, toh tiap manusia punya hitungannya sendiri di hadapan Allah SWT,” tandas Ustadz Zaki Mirza. (Machfudh)

Tidak ada komentar: